Monitoring Studi Mahasiswa

Monitoring Studi Mahasiswa

Sebagai upaya meningkatkan kelulusan tepat waktu, diperlukan pengawasan terhadap masa belajar mahasiswa agar terkontrol dan tidak melebihi masa studi seharusnya. Kami membedakan 2 golongan mahasiswa dengan masa studi tepat waktu (lingkup masa studi semester 1-8) dan tidak tepat waktu (lingkup masa studi semester 9-14)untuk melihat masa studi mahasiswa berdasarkan khs dan transkrip. Untuk meminimalisasi mahasiswa dengan masa studi tidak tepat waktu, kami melakukan monitoring dengan ketentuan :

  • monevkemajuan studi mahasiswa pada awal semester 5. Biro Administrasi Akademik (BAA) dan Dosen Wali/Penasehat Akademik sebagai pendukung terlaksananya monev.
  • Mahasiswa harus memenuhi hasil studi dengan ketentuan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Minimal 2,00 dan SKS tempuh minimal 48 SKS
  • Jika IPK dan SKS minimal dibawah ketentuan yang berlaku maka mahasiswa dimasukkan dalam Daftar Mahasiwa Pantauan Khusus.
  • Prodi melakukan monev dengan caramemanggil mahasiswa yang masuk kedalam Daftar Mahasiwa Terpantau untuk dilakukan pembinaan.
  • Prodi mewajibkan mahasiswa membuat Surat Pernyataan tentang komitmennya untuk meningkatkan hasil studi.
  • Dekan memberi Surat Rekomendasi kepada Dosen Wali/Penasehat Akademik untuk melakukan pemantauan lebih intensif kepada mahasiwa bersangkutan.
  • Dosen Wali/Penasehat Akademik melakukan Pemetaan Mata Kuliah yang perlu diambil pada Semester Antara.
  • Prodi melakukan monev lanjutan (kedua) bagi Mahasiwa Terpantau pada satu semester setelah monev Jika hasil monev kedua tidak menunjukkan peningkatan kemajuan studi maka Fakultas akan menerbitkan Surat Peringatan (SP) 1 berdasarkan rekomendasi Prodi. Proses monev terus dilanjutkan pada semester berikutnya dan diterbitkan Surat Peringatan (SP) 2jika belum ada menunjukkan perubahan.
  • Jika SP 1 dan SP 2 telah diterbitkan dan mahasiswa masih belum menunjukan perbaikan maka dapat diberikan saran untuk mengundurkan diri (MD) atau di Drop Out (DO) oleh Fakultas.

Adapun prosedur pelaksanaannya sebagai berikut :

  • Mahasiswa harus memenuhi hasil studi dengan ketentuan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Minimal 2,00 dan SKS tempuh minimal 96 SKS
  • Jika IPK dan SKS minimal dibawah ketentuan yang berlaku maka mahasiswa dimasukkan dalam Daftar Mahasiwa Tidak Tepat Waktu
  • Prodi melakukan monev dengan cara memanggil mahasiswa yang masuk Daftar Mahasiwa Tidak Tepat Waktu untuk dilakukan pembinaan.
  • Prodi mewajibkan mahasiswa membuat Surat Pernyataan untuk komitmen meningkatkan hasil studi atau mengintensifkan penyelesaian tugas akhir.
  • Fakultas memberikan Surat Rekomendasi kepada Dosen Wali/Penasehat Akademik dan Dosen Pembimbing Skripsi untuk melakukan pemantauan lebih intensif kepada mahasiwa bersangkutan.
  • Prodi melakukan monev lanjutan (kedua) bagi Mahasiwa Tidak Tepat Waktu pada 3 Bulan setelah monev Jika berdasarkan monev kedua didapatkan hasil yang tidak menunjukkan kemajuan maka Fakultas akan menerbitkan Surat Peringatan (SP) 1 berdasarkan rekomendasi Prodi. Proses monev dilakukan pada semester berikutnya dan dapat dilanjutkan dengan menerbitkan Surat Peringatan (SP) 2.
  • Jika SP 1 dan SP 2 telah diterbitkan dan mahasiswa masih belum menunjukan perbaikan maka dapat diberikan saran untuk mengundurkan diri (MD) atau di Drop Out (DO) oleh Fakultas.

Mahasiswa yang mendapat surat peringatan, wajib mengisikan surat komitmen studi yang bertujuan untuk perjanjian bahwa mahasiswa beritikad baik untuk berubah sikap, berjanji untuk belajar sebaik-baiknya, mendapat ipk sebaik-baiknya dan selesai secepatnya. Jika tidak ada perubahan berarti, maka beban tersebut sudah bukan menjadi tanggung jawab program studi. Berikut surat komitmen studi bisa didownload pada link di bawah.

>>>>>SURAT PERNYATAAN KOMITMEN STUDI<<<<<

 


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *